Show simple item record

dc.contributor.authorMuhtar, Khopipah
dc.date.accessioned2024-10-24T07:36:29Z
dc.date.available2024-10-24T07:36:29Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53155
dc.description.abstractEkstrak Kunyit kurkumin pada penelitian ini digunakan sebagai senyawa tabir surya pada pembuata losion. Ekstraksi kunyit kurkumin menggunakan Microwave Assisted Extraction (MAE) yang memanfaatkan gelombang mikro (gelombang elektromagentik) dengan variasi pelaut, daya dan suhu pelarut untuk mengetahui hasil rendemen yang optimal. Hasil ekstrak kunyit kurkumin yang optimal pada variasi pelarut yaitu etanol sebesar 5, 5%, variasi daya 100 watt sebesar 5, 7% dan variasi suhu pelarut 50 °C sebesar 7, 8%. Identifikasi KLT menunjukan senyawa kurkumin dengan nilai Rf terkecil 0, 63 pada pelarut metanol dan nilai Rf tertinggi pada suhu 30 °C yaitu 0, 82. Karakterisasi FTIR menunjukan adanya gugus OH, CH, C=C, C=O, C-O serta vibrasi benzoat trans-C-H. Karakterisasi HNMR menunjukan adanya senyawa kurkumin pada pergeseran kimia 3, 80-3, 92; 5, 75-6, 14; 6, 54-7, 18 dan 7, 31-7, 49. Panjang gelombang maksimum ekstrak kunyit kurkumin dan komputasi yaitu 421 dan 410 nm sehingga dapat digunakan sebagai tabir surya karena adanya gugus kromofor yang mampu menyerap sinar UV A.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMicrowave Assisted Extractionen_US
dc.subjectKurkuminen_US
dc.subjectTabir Suryaen_US
dc.titleIdentifikasi dan Analisis Ekstrak Kunyit Kurkumin dan Pemodelannya Sebagai Tabir Suryaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18612073


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record