Implementasi Lean Manufacturing Pada Proses Produksi Batik Tulis untuk meminimalkan Waste (Studi Kasus : UKM Batik Madana)
Abstract
Pada daerah Giriliyo banyak sentra UKM Batik salah satunya adalah UKM Batik Madana.
UKM Batik Madana masih memproduksi batik menggunakan cara tradisional untuk menjaga
kualitas. Pada proses produksi batik tulis di UKM Batik Madana untuk mengurangi
permasalahan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya pemborosan dalam
beberapa tahap produksi yang berdampak pada waktu penyelesaian yang tidak sesuai dengan
target, serta penggunaan bahan baku yang kurang bagus. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi jenis pemborosan yang paling kritis, menganalisis akar penyebabnya, dan
memberikan usulan perbaikan. Defect merupakan waste yang yang paling signifikan. Waste
tersebut diperoleh dari Waste Assessment Model hasil analisis menunjukkan bahwa waste defect
tersebut menghasilkan 26% dan yang kedua yaitu waste waiting dengan presentase 19,7%.
Proses identifikasi lebih lanjut menggunakan Detailed Mapping Tools guna mengidentifikasi
waste menggunakan metode Value Stream Mapping (VALSAT) dan menghasilkan PAM
sebagai detailed mapping tools terbesar dengan nilai 2013,32. Selanjutnya, dilakukan pemetaan
aktivitas melalui Process Activity Mapping (PAM) dan dibuat Current Value Stream Mapping
untuk memvisualisasikan keseluruhan proses produksi dari awal hingga akhir. Akar masalah
diidentifikasi menggunakan Fishbone Diagram diketahui pada waste defect dan waste waiting
dengan usulan perbaikan berupa mengganti timbangan menjadi sendok takar dan cup gelas
plastik menjadi gelas ukur, serta mengganti tungku menjadi kompor gas dan kayu bakar
menjadi gas LPG 12 kg. Hasil dari perbaikan diperoleh bahwa cycle time sebelum perbaikan
sebesar 393,067 menit dan cycle time setelah perbaikan sebesar 368,35 menit. Terdapat
pengurangan waktu sebesar 24,717 menit.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
