| dc.description.abstract | Pra rancangan pabrik Krotonaldehid dengan kapasitas 10.000 ton/tahun didirikan
untuk memenuhi kebutuhan Krotonaldehid di Indonesia serta mengurangi impor.
Krotonaldehid digunakan dalam produksi asam sorbat, crotonylidene ureas, sintesis
butil alkohol. Pabrik ini akan didirikan di KITB. Pada proses pembuatan
Krotonaldehid ini, Asetaldol direaksikan dengan Asam Asetat membentuk
Krotonaldehid dan Air di dalam Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) pada
suhu 93 °C dan 1 atm dengan konversi 98%. Hasil studi evaluasi ekonomi
menunjukkan bahwa modal investasi pabrik ini sebesar Rp 829.415.047.000
dengan biaya produksi sebesar Rp 7.363.323.631.000 dan laba setelah pajak
diperkirakan sebesar Rp 364.078.509.000. Berdasarkan kondisi operasi dan sifat-
sifat bahan baku dan produk, pabrik Krotonaldehid ini tergolongsebagai pabrik
resiko rendah. Hasil analisis ekonomi terhadap pabrik ini menunjukkan bahwa
Percent Return On Investment (ROI) sebelum dan sesusah pajak sebesar 62,708%
dan 43,896% dengan Pay Out Time (POT) sebelum dan sesudah pajak sebesar 0,63
dan 0,71 tahun, sedangkan Break Even Point (BEP), ShutDown Point (SDP), dan
Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 40,038%, 28,563%, dan 20,978%.
Dari data analisis kelayakan di atas disimpulkan bahwa pabrik ini menguntungkan
dan layak untuk ditinjau lebih lanjut. | en_US |