Show simple item record

dc.contributor.authorIslam, Muhammad Qoidul
dc.date.accessioned2024-10-24T04:40:08Z
dc.date.available2024-10-24T04:40:08Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53115
dc.description.abstractMasyarakat di lahan gambut menggunakan air gambut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka seperti untuk air minum, mandi, cuci dan kakus (MCK). Air gambut mengandung humat, asam fulvat dan humin yang berperan sebagai pewarna pada air gambut. Selain itu air gambut juga memiliki pH 3-4, kadar Fe sebesar 0,5-1,62 mg/L, turbiditas sebesar 10-30 NTU, TDS sebesar 24- 107,9 mg/L dan COD sebesar 70-81 mg/L. Evaluasi biji nangka sebagai koagulan alami pada pengolahan air gambut menggunakan variasi pengadukan cepat 5, 10, dan 15 menit serta pH PZC dan pH 8. Pembentukan flok dengan waktu pengadukan cepat yang singkat mengikuti mekanisme netralisasi muatan, sedangkan waktu pengadukan cepat yang lebih lama mengikuti mekanisme polymer bridging. Seiring waktu pengadukan yang semakin meningkat, maka ukuran flok akan semakin bertambah besar. Selain itu, ukuran flok juga akan semakin besar dengan meningkatnya pH. Proses flokulasi-koagulasi menggunakan biji nangka dapat menurunkan turbiditas, fe dan TDS masing-masing sebesar 96,51%; 93,36% dan 67,77%, serta meningkatkan pH menjadi 7,3 dan intensitas cahaya sebesar 81,02%. Namun meningkatkan nilai TOC menjadi 95,92 mg/L. Waktu pengadukan 10 menit merupakan waktu optimum dalam proses koagulasi- flokulasi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAir Gambuten_US
dc.subjectBiji Nangka (Artocarpus Heterophyllus)en_US
dc.subjectKoagulasi- Flokulasien_US
dc.subjectpHen_US
dc.subjectWaktu Pengadukanen_US
dc.titlePotensi Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus) Pada Pengolahan Air Gambut dengan Proses Koagulasi-flokulasien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20612082


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record