Karakterisasi Sampah Pada Air Limbah yang Masuk di Ipal Balai Pialam Bantul Yogyakarta
Abstract
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Balai Pialam merupakan instalasi
pengolahan air limbah yang ada di Yogyakarta. IPAL ini berfungsi untuk mengolah
air limbah sebelum dilepaskan kembali ke lingkungan. Proses pengolahan air
limbah domestik di IPAL Balai Pialam dilakukan secara biologi dengan sistem
laguna aerasi fakultatif, yakni salah satu jenis pengolahan air limbah secara biologis
dengan memanfaatkan tiga jenis bakteri, yaitu bakteri aerob, anaerob dan fakultatif
(aerob-anaerob). Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data debit air
limbah yang ada pada scada, debit air limbah 1 bulan kebelakang (bulan April) dan
data primer pengambilan sample sampah per 2 jam di ke 3 screen. Hasil yang di
dapatkan dalam penelitian ini yaitu sampah yang lebih dominan yaitu sampah
plastik dan juga Biomass. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa sampah yang
dominan yaitu sampah plastik dengan jumlah 62% pada hari ke 1 dan sampah
Biomass (rambut dan lemak) sebesar 88% di hari ke 2. Hubungan korelasi antara
debit air limbah dan timbulan sampah menggunakan perhitungan menggabungkan
nilai debit air limbah an timbulan sampah. Untuk menentukan korelasi kuat atau
tidak dengan cara melihat hasil dari korelasi antara keduanya, apabila hasil
mendekati 1 atau -1 maka korelasi dinyatakan kuat begitupun dengan sebaliknya.
Hubungan antara debit air limbah dan timbulan sampah ini menunjukkan hasil 0,11
yang dimana nilai menjauhi angka 1 dan -1. Maka timbulan sampah dan debit air
limbah tidak saling berhubungan/sangat lemah. Oleh karena itu peneliti
menyarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan korelasi
antara debit air limbah dan timbulan sampah dengan periode waktu lebih lama.
Collections
- Environmental Engineering [1826]
