Show simple item record

dc.contributor.authorW.P, Devita Bethari Cahyaningrum
dc.date.accessioned2024-10-24T02:49:59Z
dc.date.available2024-10-24T02:49:59Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53079
dc.description.abstractIndonesia menjadi negara yang sedang mengalami pengembangan pesat pada bidang Industri terutama pada bidang industri manufaktur, yang dimana berakibat terjadinya persaingan yang cukup ketat antar perusahaan, oleh karena itu perusahaan perlu melakukan cara agar mampu bersaing dengan perusahan lain. Salah satu cara yang perlu dilakukan yaitu dengan melakukan pengendalian kualitas terhadap produk yang di produksi. PT. Yamaha Indonesia menjadi salah satu perusahan di Indonesia yang bergerak pada bidang manufaktur produksi alat musik berupa piano dengan tipe Grand Piano dan Upright Piano. Perusahaan ini sangat memperhatikan kualitas produk yang dimilki karena nantinya alat musik yang di produksi akan dikirim kan ke berbagai macam negara baik didalam ataupun diluar negeri. Namun dalam proses produksi tentunya tidak semulus itu, pada proses penghalusan dan pengkilapan kabinet yang ada pada section Buffing Small UP pada periode Maret – Juni 2024 melalui Incheck Small UP ditemukan produk cacat sebanyak 13112 dari total check 55358 yang perlu adanya perbaikan terhadap produk cacat yang terjadi, oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan usulan dari permasalahan tersebut dengan menggunakan metode six sigma, FMEA dan TRIZ untuk mendapatkan usulan terbaik dari hasil analisis yang dilakukan untuk mengurangi proses rework yang terjadi di work section Buffing Small UP. Hasil penelitian ini didapatkan nilai DPMO sebesar 95368,27 dan nilai sigma sebesar 2,84 dengan nilai CTQ 3 yang didaptkan dari cacat dominan yang terjadi di work section Buffing Small UP. Kemudian dari identifikasi tersebut dilakukan identifikasi selanjutnya untuk mencari tau akar permasalahan dengan menggunakan diagram fishbone dan mencari cacat paling dominan menggunakan diagram pareto yang kemudian mencari prioritas perbaikannya dengan menggunkan metode FMEA dan melakukan perbaikan dengan menggunakan metode TRIZ.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengendalian Kualitasen_US
dc.subjectSix Sigmaen_US
dc.subjectFMEAen_US
dc.subjectTRIZen_US
dc.subjectDefecten_US
dc.titleAnalisis Pengendalian Kualitas Pada Section Buffing Small Up melalui Integrasi Six Sigma dan Theory Of Inventive Problem Solving (Triz) (Study Kasus : PT. Yamaha Indonesia)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522254


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record