Show simple item record

dc.contributor.authorMukromin, Muhammad
dc.date.accessioned2024-10-23T07:45:18Z
dc.date.available2024-10-23T07:45:18Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53046
dc.description.abstractUpaya pemerintah Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045, untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkualitas, maju, mandiri, dan modern, serta meningkatkan harkat dan martabat bangsa, pendidikan sangat penting untuk membangun generasi muda penerus bangsa diperlukan mencetak generasi emas Indonesia dengan Soft Skill dan Hard skill yang terintegrasi dengan perkembangan zaman. Pada umumnya, masyarakat masih banyak yang menanyakan output dari lulusan pesantren. Seringkali lulusan dari pesantren dipandang sebelah mata dalam hal mendapatkan pekerjaan. Kurangnya output lulusan pesantren yang bisa dipercaya di dunia kerja khususnya dalam dunia perindustrian dan perkantoran. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mendeskripsikan pengembangan peran Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo dalam meningkatkan soft skill dan hard skill bagi santri untuk menyongsong era Indonesia Emas 2045; (2) menganalisis peran Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo dalam meningkatkan soft skill dan hard skill bagi santri untuk menyongsong era Indonesia Emas 2045.; (3) mendeskripsikan dampak pendidikan soft skill dan hard skill yang diberikan Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo bagi santri dan alumni Pondok Pesantren. Objek penelitian dilakukan di Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) Observasi; (2) Wawancara/Interview; dan (3) dokumentasi. Hasil penelitian adalah, (1) Strategi yang digunakan dalam meningkat soft skill dan hard skill bagi santri untuk menyongsong era Indonesia emas 2045 pondok pesantren An-Nawawi Berjan adalah melalui pembelajaran sistem intergrasi pendidikan formal dan nonformal. melalui kegiatan pondok pesantren seperti, muhadharah, musyawarah, berorganisasi, mengikuti pelatihan-pelatihan, dan ikut membantu di unit usaha pondok pesantren; (2) Faktor pendukung tercapainya kesuksesan pondok pesantren dalam meningkat soft skill dan hard skill bagi santri yaitu: Kemampuan pengasuh, kepemimpinan yang bervisi, sarana prasarana, minat santri, dan peran orangtua. Dan ada dua faktor yang menjadi penghambat diantaranya yaitu: faktor santri dan faktor tenaga ahli; (3) Dampak manfaat program kegiatan pondok pesantren dalam meningkatkan soft skill dan hard skill bagi santri dapat dibuktikan dan dirasakan oleh mulai santri yang masih di pondok pesantren sampai dengan para alumni. Sebagai contoh keberhasilan dari program kegiatan pondok pesantren yaitu dengan adanya alumni yang sukses dalam berkiprah politik, berdagang, akademisi, berdakwah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStrategien_US
dc.subjectPondok Pesantrenen_US
dc.subjectSoft Skillen_US
dc.subjectHard Skillen_US
dc.titlePeran Pondok Pesantren dalam meningkatkan Soft Skill dan Hard Skill Bagi Santri untuk menyongsong Era Indonesia Emas 2045 (Studi Kasus Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22913052


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record