| dc.description.abstract | D.I. Yogyakarta mengalami backlog yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Salah satu hal untuk menjawab permasalahan tersebut dengan kondisi tingginya
harga properti serta nilai UMR yang tergolong rendah, adalah rumah moveable
layak huni dan harga yang terjangkau. Penelitian dilakukan dengan metode
kualitatif, melakukan survey terhadap beberapa koresponden bertempat tinggal di
3 kelurahan yang memiliki kepadatan infrastruktur, aktifitas non agraris, dan harga
tanah yang tinggi. Model bangunan rumah moveable dengan fungsi ruang sebagai
kamar tidur, kamar mandi, dan dapur, memilki kapasitas 2 orang. Rumah moveable
layak huni cukup tinggi diminati oleh koresponden dengan persentasi 92,3%. | en_US |