• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pra Rancangan Pabrik Metil Akrilat dari Metanol dan Asam Akrilat menggunakan Katalis Homogen Asam Sulfat Kapasitas 20.000 Ton/tahun Metil Akrilat,

    Thumbnail
    View/Open
    19521172.pdf (5.687Mb)
    Date
    2024
    Author
    Mokobombang, Dzulham Lour
    Depasa, Declalove Caesa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pabrik Metil Akrilat memiliki prospek yang baik, mengingat kebutuhan Metil Akrilat di Indonesia yang terus meningkat. Bahan utama Asam akrilat diperoleh dari PT. Nippon Shokubai Indonesia, Cilegon dan Metanol dari PT. Kaltim Methanol Indonesia, Bontang, Kalimantan Timur. Pabrik ini direncanakan akan dibangun di Cilegon, di atas lahan seluas 14.267 m2 , di provinsi Banten, Jawa Barat pada tahun 2028. Pabrik kimia ini akan dioperasikan selama 330 hari atau 24 jam sehari dengan total 169 karyawan. Pabrik Metil Akrilat menggunakan proses esterifikasi dengan kapasitas 20.000 ton/tahun, memiliki kemurnian 99,5%. Reaksi terjadi dalam tangki reaktor berpengaduk, Reaktor dioperasikan terus menerus dalam suhu eksoterm 80°C dan tekanan pada 2 atm, sebagai pendingin reaktor digunakan air pendingin. Waktu reaksi dalam reaktor adalah 1 jam, perbandingan antara asam akrilat dan metanol yang digunakan dalam reaksi adalah 1 : 2. Pabrik ini menggunakan 101.284 kg/jam air dari PT Krakatau Tirta, 1.920,520 kg/jam uap, dan 105,20 kW tenaga listrik yang disediakan oleh PLN dan juga membutuhkan generator sebagai cadangan. Seluruh produk output dari reaktor adalah dalam bentuk cair, kemudian dibawa ke penetral untuk menghilangkan H2S04 setelah itu dipisahkan dengan decanter, dan dimurnikan dalam centrifuge dan siap dipasarkan. Evaluasi ekonomi menunjukkan nilai Return of Investment (ROI) sebesar 26,21% sebelum pajak dan 20,97% setelah pajak. Lalu, nilai Pay Out Time (POT) selama 2,9 tahun sebelum pajak dan 3,4 tahun setelah pajak. Secara keseluruhan, pendirian pabrik Methyl Acrylate merupakan langkah strategis untuk mengatasi tantangan kebutuhan dalam negeri, meningkatkan pertumbuhan industri kimia di Indonesia dan mendukung program pemerintah dalam peningkatan industri hulu guna mendukung industri hilir yang berorientasi ekspor dalam menghadapi era pasar bebas serta membuka dan memberi lapangan pekerjaan baru sehingga mengurangi jumlah pengangguran serta meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat Indonesia
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53004
    Collections
    • Chemical Engineering [1334]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV