| dc.description.abstract | Latar belakang penelitian ini adalah di tengah basis kebangsaan Indonesia
berdasarkan Pancasila, yang memberikan penekanan atau cetak biru “persatuan
Indonesia” dan kebhinekaan, kekekerasan dan kasus-kasus intoleransi tentu saja
menjadi luka dan bisa mengarah pada disintegrasi bangsa. Bagi bangsa Indonesia,
tentu ini akan menghilangkan energi, yang seharusnya energi itu diarahkan untuk
menggalang solidaritas bersama untuk memecahkan persoalan-persoalan
kemiskinan, pendidikan, dan lain-lain. Sayangnya menghadapi persoalan di atas,
pendidikan karakter yang saat ini dijalankan sekadar berdampak kesolehan ritual.
Dampaknya mudah terpropokasi terlebih oleh isu berbau SARA. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam
pendidikan karakter.
Jenis penelitian ini adalah Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif
karena dengan penelitian kualitatif ini peneliti dapat menekankan pada banyak
aspek dari satu variabel, Sedangkan pendekatan penelitian yang digunakan adalah
penelitian deskriptif kualitatif yang mana penelitian ini memberikan gambaran
atau uraian atas suatu keadaan sejernih mungkin tanpa ada perlakuan terhadap
obyek yang diteliti. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Peneliti mengikuti kegiatan yang dilakukan
informan dalam waktu tertentu, memperhatikan apa yang terjadi, mendengarkan
apa yang dikatakan, mempertanyakan informasi, dan mempelajari dokumen yang
dimiliki informan. Peneliti melakukan wawancara pada kepala sekolah, dan guru,
dan sehingga dapat diketahui data yang relevan dengan fokus penelitian. Dalam
pengumpulan data dokumentasi peneliti akan mengkaji kegiatan – kegiatan yang
telah dilaksanakan oleh guru dan siswa
Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai pendidikan
karakter yang di lakukan SMK Hamong Putera Pakem sudah menerapakan yang
terkandung dalam membina program yang telah diterapkan oleh sekolah. Program
pendidikan karakter di SMK Hamong Putera Sleman: Religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat komunikatif, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab
dengan nilai-nilai wawasan kebangsaan Pancasila, siswa dan siswi dapat
mengimplementasi nilai-nilai Pancasila salah satunya dalam hal gotong royong,
kebersamaan, dan toleransi dalam ranah sosial di lingkungan sekolah dan luar
sekolah. | en_US |