• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Koping Religius dan Resiliensi pada Tenaga Penunjang Non-klinik di Masa Pandemi Covid-19

    Thumbnail
    View/Open
    18320099.pdf (10.33Mb)
    Date
    2022
    Author
    Fariha, Dea
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koping religius dan resiliensi pada tenaga penunjang non-klinik di masa pandemi COVID-19. Terdapat dua hipotesis yang dikembangkan dalam penelitian ini yaitu: (1) adanya hubungan antara koping religius positif dan resiliensi serta (2) hubungan antara koping religius negatif dan resiliensi. Responden yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah 62 responden yang terdiri dari tenaga penunjang non-klinik yang diklasifikasi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor.340/MENKES/PER/III/2010. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RS) dari Connor & Davidson (2003) untuk mengukur variabel resiliensi dan Iranian Religious Coping Scale (RCOPE) yang disusun oleh Aflakseir & Coleman (2011) berdasarkan adaptasi dari alat ukur Pargament (2000) untuk mengukur koping religius. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spearman’s product moment. Berdasarkan hasil analisis ditemukan adanya hubungan yang bersifat positif antara koping religius positif dan resiliensi dengan korelasi (r) sebesar 0.574 dengan nilai p = 0.000 (p < 0.01), sedangkan pada koping religius negatif dan resiliensi tidak ditemukan hubungan yang signifikan dengan nilai p = 0.259 (p > 0.01). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi koping religius positif maka semakin tinggi resiliensi, dan sebaliknya semakin rendah koping religius positif maka semakin rendah resiliensi, sedangkan koping religius negatif tidak berhubungan dengan tingkat resiliensi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/52931
    Collections
    • Psychology [2590]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV