Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Penyelesaian Proyek Bangunan Gedung di Daerah Istimewa Yogyakarta
Abstract
Keterlambatan proyek konstruksi berarti bertambahnya waktu pelaksanaan
penyelesaian proyek yang telah direncanakan dan tercantum dalam dokumen
kontrak. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan keterlambatan proyek
kontruksi yaitu manajemen yang tidak tepat, salah dalam melakukan estimasi waktu
yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek, masalah bahan material, tenaga
kerja, peralatan, keuangan, dan lingkungan yang tidak mendukung. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab keterlambatan yang
diresume dari beberapa penelitian dan menganalisis peringkat (ranking) dari faktor
penyebab keterlambatan penyelesaian proyek bangunan gedung di Daerah
Istimewa Yogyakarta.
Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan pengumpulan
data menggunakan kuisioner tentang faktor penyebab keterlambatan penyelesaian
proyek bangunan gedung di Daerah Istimewa Yogyakarta yang disebarkan kepada
30 responden. Penentuan populasi dalam penelitian ini menggunakan purposive
sampling. Analisis data dalam penelitian menggunakan uji validitas, uji realibilitas
dan analisis mean untuk ranking faktor-faktor keterlambatan menggunakan
program statistik SPSS.
Berdasarkan hasil analisis terbentuk 13 faktor yang menyebabkan
keterlambatan penyelesaian proyek bangunan gedung di Daerah Istimewa
Yogyakarta. Hasil analisis ranking dengan nilai mean tiga faktor ranking teratas
yang paling dominan dalam menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek
bangunan gedung di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah ketersediaan
bahan/material yang terbatas di pasaran, keterlambatan pengiriman bahan/material
dan ketidaktersediaan material di lokasi proyek (kekurangan material) yang sangat
berpengaruh terhadap keterlambatan penyelesaian proyek bangunan gedung di
Daerah Istimewa Yogyakarta.
