Show simple item record

dc.contributor.authorNurhidayah, Ulfah
dc.date.accessioned2024-10-22T04:17:18Z
dc.date.available2024-10-22T04:17:18Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52872
dc.description.abstractModerasi beragama merupakan cara pandang beragama yang tengah- tengah (tidak ekstrem). Pemerintah menjadikan modersi beragama sebagai program nasional dengan tujuan menata dan mengharmoniskan kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia yang plural. Salah satu kelompok strategis yang berperan penting menguatkan program ini adalah lembaga Pendidikan. Agar program moderasi beragama di lembaga pendidikan lebih terukur dan terarah sesuai tujuan, maka mutlak dilakukan evaluasi. Penelitian evaluatif dilakukan di SMAN 1 Bambanglipuro dengan pertimbangan bahwa sekolah ini merupakan sekolah Pelopor Moderasi Beragama berdasarkan keputusan Kanwil Kemenag DIY pada 2022. Selain itu, pada 2023 sekolah ini juga meraih juara III nasional Sekolah Moderasi Beragama yang diselenggarakan Balai Litbang Agama (BLA) Semarang. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi program moderasi beragama sekaligus mengevaluasinya. Metode yang digunakan adalah evaluasi deskriptif dengan model CIPP. Pengumpulan data dilakukan secara kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan interactive model dari Miles dan Huberman. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi moderasi beragama di SMAN 1 Bambanglipuro terlaksana secara holistic-integratif yang tercermin dalam dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan, kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, pembiasaan, kebijakan Kepala Sekolah, serta melalui organisasi siswa lintas agama. Hasil evaluasi CIPP menunjukkan program berjalan baik sehingga layak dilanjutkan dengan beberapa perbaikan. Bukti bahwa program telah berjalan baik dapat diketahui dari hasil evaluasi: adanya landasan hukum yang jelas, tujuan program dapat memenuhi kebutuhan penerima program, adanya dukungan Kepala Sekolah, terjalin kerjasama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bantul, memanfaatkan peluang menjadi keunggulan, mengabaikan hambatan sehingga pelaksanaan program berjalan terus-menerus dan berkelanjutan, serta berhasil membentuk karakter siswa moderat juga budaya sekolah yang moderat.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEvaluasi Model CIPPen_US
dc.subjectProgram Implementasi Moderasi Beragamaen_US
dc.subjectSMAN 1 Bambanglipuroen_US
dc.titleEvaluasi Implementasi Moderasi Beragama dengan Model Cipp dalam membentuk Karakter Moderat Siswa di SMAN 1 Bambanglipuroen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21913068


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record