• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Lean Manufacturing untuk mengurangi Waste Pada Proses Produksi Batik Tulis (Studi Kasus : UKM Batik Tulis Sri Kuncoro)

    Thumbnail
    View/Open
    20522129.pdf (4.653Mb)
    Date
    2024
    Author
    Firmansyah, Dede
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    UKM Batik Tulis Sri Kuncoro merupakan UKM yang bergerak dalam bidang kerajinan tangan. Penelitian ini dilakukan pada proses produksi batik tulis motif wahyu Tumurun. Permasalahan yang diidentifikasi adalah UKM tidak dapat menentukan berapa lama waktu pasti yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kain batik sehingga tidak dapat memenuhi harapan konsumen. Waktu pasti menyelesaikan produk tidak dapat ditentukan dikarenakan terdapat kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah seperti produk menunggu diproses dikarenakan cuaca mendung/hujan dan kayu susah menyala. Penelitian bertujuan mengidentifikasi aktivitas – aktivitas yang menimbulkan pemborosan dan mengeliminasi/meminimalisasi pemborosan menggunakan metode Lean Manufacturing. Tools yang digunakan adalah Value Stream Mapping, Process Activity Mapping (PAM) dan Fishbone. PAM digunakan untuk memetakan aktivitas dan mengidentifikasi kegiatan value added (VA), non value added (NVA), necessary non value added (NNVA) serta jenis aktivitas Operation, transportation, inventory, storage, delay. VSM digunakan untuk memetakan aliran proses dan material dari awal hingga akhir dan mengidentifikasi cycle time tiap proses, VA,NVA,NNVA tiap proses dan VA,NVA,NNVA seluruh proses. Fishbone diagram digunakan untuk mencari akar masalah yang terjadi. Data yang digunakan adalah waktu aktivitas tiap proses produksi. Pemborosan dominan yang terjadi adalah pemborosan waiting berdasarkan total cycle time terbesar 248764 detik. Pemborosan waiting terjadi pada aktivitas melakukan pemolaan disebabkan oleh pembatik sulit melihat jiplakan pola dikarenakan penerangan bergantung pada cuaca dan menyalakan kayu bakar disebabkan kayu bakar susah menyala. Usulan yang diberikan berupa penggunaan meja kaca yang terdapat lampu di bawahnya untuk aktivitas melakukan pemolaan dan mengganti kayu bakar menjadi kompor gas untuk aktivitas menyalakan kayu bakar. Hasil dari usulan perbaikan yaitu terjadi penurunan pada cycle time sebesar 26237 detik atau 7 jam 17 menit 17 detik (7%).
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/52837
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV