Penerapan Lean Manufacturing untuk mengurangi Waste Pada Proses Produksi Batik Tulis (Studi Kasus : UKM Batik Tulis Sri Kuncoro)
Abstract
UKM Batik Tulis Sri Kuncoro merupakan UKM yang bergerak dalam bidang kerajinan
tangan. Penelitian ini dilakukan pada proses produksi batik tulis motif wahyu Tumurun.
Permasalahan yang diidentifikasi adalah UKM tidak dapat menentukan berapa lama
waktu pasti yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kain batik sehingga tidak dapat
memenuhi harapan konsumen. Waktu pasti menyelesaikan produk tidak dapat ditentukan
dikarenakan terdapat kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah seperti produk
menunggu diproses dikarenakan cuaca mendung/hujan dan kayu susah menyala.
Penelitian bertujuan mengidentifikasi aktivitas – aktivitas yang menimbulkan
pemborosan dan mengeliminasi/meminimalisasi pemborosan menggunakan metode Lean
Manufacturing. Tools yang digunakan adalah Value Stream Mapping, Process Activity
Mapping (PAM) dan Fishbone. PAM digunakan untuk memetakan aktivitas dan
mengidentifikasi kegiatan value added (VA), non value added (NVA), necessary non
value added (NNVA) serta jenis aktivitas Operation, transportation, inventory, storage,
delay. VSM digunakan untuk memetakan aliran proses dan material dari awal hingga
akhir dan mengidentifikasi cycle time tiap proses, VA,NVA,NNVA tiap proses dan
VA,NVA,NNVA seluruh proses. Fishbone diagram digunakan untuk mencari akar
masalah yang terjadi. Data yang digunakan adalah waktu aktivitas tiap proses produksi.
Pemborosan dominan yang terjadi adalah pemborosan waiting berdasarkan total cycle
time terbesar 248764 detik. Pemborosan waiting terjadi pada aktivitas melakukan
pemolaan disebabkan oleh pembatik sulit melihat jiplakan pola dikarenakan penerangan
bergantung pada cuaca dan menyalakan kayu bakar disebabkan kayu bakar susah
menyala. Usulan yang diberikan berupa penggunaan meja kaca yang terdapat lampu di
bawahnya untuk aktivitas melakukan pemolaan dan mengganti kayu bakar menjadi
kompor gas untuk aktivitas menyalakan kayu bakar. Hasil dari usulan perbaikan yaitu
terjadi penurunan pada cycle time sebesar 26237 detik atau 7 jam 17 menit 17 detik (7%).
Collections
- Industrial Engineering [2835]
