Analisis Kapasitas Balok Prategang PCI Girder Jembatan Kereta Api Studi Kasus Jembatan Jalur Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) (Sta.5+082 S/d Sta.5+346)
Abstract
Jembatan adalah struktur rekayasa yang menghubungkan dua titik yang terpisah dengan cara
yang dapat menahan beban dan memungkinkan pergerakan kendaraan, pejalan kaki, atau barang di
atasnya. Jembatan dibangun untuk melintasi berbagai rintangan seperti sungai, lembah, atau jalan,
dengan desain yang mempertimbangkan kekuatan, kestabilan, dan fungsionalitasnya.". Jalur Kereta
Api Bandara Yogyakarta International Airport (STA.5+082 s/d STA.5+346) merupakan rel kereta
api layang yang menggunakan beton prategang tipe penampang PCI girder sebagai struktur atas.
Analisis balok PCI Girder Ini dilakukan dengan metode paskatarik dan jenis jembatan merupakan
bentang tunggal sederhana dalam konteks jembatan dengan pembebanan kereta api. Kajian ini akan
mengevaluasi mengenai aspek keamanan balok prategang meliputi momen kapasitas lentur,
kapasitas gaya geser dan aspek kenyamanan meliputi lendutan jangka pendek dan lendutan jangka
panjang. Penelitian ini menggunakan penampang PCI girder dengan tinggi 2,1 m dan panjang
bentang 33 m. Dari hasil analisis kapasitas balok prategang yang sudah dilakukan Momen ultimate
(Mu) dari penampang PCI girder sebesar 15343,4 kNm (kombinasi Kuat IV), dan momen nominal
reduksi (0,9Mn) yang tersedia sebesar 23583,4 kNm. Rasio antara momen nominal reduksi dan
momen ultimit adalah sekitar 1:0,65 atau 65,06% Hasil perhitungan momen kapasitas yang telah
dilakukan sudah memenuhi persyaratan, bahwa perbandingan nilai momen nominal reduksi lebih
besar dari momen ultimate (ØMn > Mu). Geser ultimate (Vu) penampang PCI girder sebesar
2570,75 kN (kombinasi Kuat I), dan kapasitas geser yang tersedia sebesar 2737 kN. Hasil
perhitungan kapasitas geser yang telah dilakukan sudah memenuhi persyaratan, bahwa
perbandingan nilai kapasitas geser lebih besar dari geser ultimate (Vc > Vu) dengan Rasio antara
Vc dan Vu adalah sekitar 1:0,94 atau 94%. Hasil perhitungan lendutan jangka pendek dari
penampang PCI girder didapatkan -0,03097 m (ke atas). Dari hasil analisis lendutan jangka pendek
di atas dikatakan aman karena lendutan yang terjadi tidak melebihi lendutan ijin (L/240) yaitu
0,13750 m. Hasil lendutan jangka panjang yang dilakukan dalam jangka waktu 5 Tahun, 10 Tahun,
25 Tahun, 50 Tahun, dan 75 Tahun untuk penampang PCI girder berturut-turut sebesar 0,06060 m,
0,06262 m, 0,06438 m, 0,06522 m, dan 0,06558 m. Dari hasil analisis lendutan jangka panjang di
atas dikatakan aman karena lendutan yang terjadi tidak melebihi lendutan ijin (L/240) yaitu 0,13750
m.
Collections
- Civil Engineering [4722]
