Show simple item record

dc.contributor.authorTanjung, Muhammad Hildo Aqillah
dc.date.accessioned2024-10-22T02:24:39Z
dc.date.available2024-10-22T02:24:39Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52828
dc.description.abstractKasus kecelakaan kerja di Indonesia masih tergolong tinggi, berdasarkan data BP Jamsostek mulai dari tahun 2020 hingga 2023 jumlah kecelakaan kerja yang terjadi terus meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan merancang mitigasi risiko kecelakaan kerja pada industri handuk menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Studi kasus dilakukan di CV. Lumintu, sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang konveksi handuk. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan beberapa potensi bahaya pada setiap tahap proses produksi, seperti terjepit mesin, terpapar bahan kimia, dan terjatuh dari ketinggian. Risiko tersebut dinilai menggunakan skala likelihood dan consequence, dengan hasil sebagian besar risiko masuk dalam kategori high risk dan extreme risk. Mitigasi yang diusulkan mencakup perbaikan prosedur kerja, penggunaan alat pelindung diri, serta peningkatan sistem pengawasan dan pemeliharaan mesin. Implementasi mitigasi diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan pekerja.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHIRARCen_US
dc.subjectKecelakaan Kerjaen_US
dc.subjectIndustri Handuken_US
dc.titleRencana Aksi Mitigasi Risiko Kecelakaan Kerja Pada Industri Handuk Menggunakan Metode Hirarc (Studi Kasus: CV. Lumintu)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522183


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record