| dc.description.abstract | Latar belakang : Pasien lansia lebih berisiko terkena obat-obatan yang berpotensi
tidak sesuai atau disebut juga dengan Potentially Inapptopriate Medications (PIM).
Untuk mengurangi risiko geriatri mengalami kesalahan pengobatan, instrumen yang
dapat digunakan untuk mengevaluasi peresepan obat untuk populasi lansia yaitu
kriteria Beers 2023.
Tujuan : untuk mengetahui profil pasien, profil obat, dan profil PIMs pada
penggunaan obat sistem saraf pusat pada pasien geriatri di Unit Rawat Inap Rumah
Sakit Sardjito tahun 2019-2023 berdasarkan kriteria Beers 2023.
Metode : Observasional analitik bersifat deskriptif, data dari rekam medis pasien
dengan pengolahan menggunakan Microsoft Excel.
Hasil : Pada penelitian menunjukkan paling banyak berusia 60-74 tahun, jenis
kelamin laki-laki dan lama rawat inap ≥7 hari. Jumlah terbanyak penggunaan obat
sistem saraf pusat masuk kriteria Beers 2023 yaitu haloperidol (22,7%), diazepam
(14,9%) dan triheksifenidil (13,5%). Serta kejadian PIMs yang terjadi pada kriteria 2
(33%) haloperidol, kriteria 3 (6%) antipsikotik dengan demensia, dan kriteria 4 (33%)
antipsikotik, SSRI (17%), dan TCA (6%).
Kesimpulan : Penggunaan obat sistem saraf pusat berpotensi risiko stroke dan
hiponatremia dengan ditandainya perpanjangan P-LCR dan peningkatan kadar
natrium pasien. | en_US |