| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kuat tekan maksimum
struktur rangka atap baja ringan Cold Formed Steel (CFS) pada rangka atap single
canal dan rangka atap double canal dengan konfigurasi back to back dengan
tambahan pelat buhul serta mendapatkan perbandingan antara kekuatan nilai kuat
tekan maksimum antara kedua struktur atap kuda-kuda tersebut. Benda uji yang
dibuat yaitu; sampel benda uji tarik baja ringan, pelat buhul, sambungan pelat 2
baut sampai 6 baut dan benda uji tekan yaitu rangka atap tipe howe profil single
canal dan tipe howe profil double canal konfigurasi back to back dengan tambahan
pelat buhul di setiap sambungannya. Baja ringan yang dipakai adalah baja ringan
canal C75 x 0,75 mm dengan tegangan leleh minimum 550 Mpa, dan sekrup yang
dipakai adalah jenis self drilling screw gauge 10 x 16 mm serta pelat buhul setebal
1,5 mm. pada pengujian tarik baja C75 x 0,75 didapatkan tegangan leleh (fy)
sebesar 597,137 Mpa dan tegangan tarik putus (fu) sebesar 606,508 Mpa. Nilai fy
dan fu pada baja ringan C75 x 0,75 mm dianggap sama, karena saat pengujian baja
ringan mengalami leleh dan putus di saat yang hampir bersamaan. Pada uji tarik
pelat buhul tebal 1,5 mm didapatkan tegangan leleh (fy) sebesar 438,044 Mpa dan
tegangan tarik putus (fu) sebesar 497,706 Mpa. Pengujian tarik pelat buhul
mengalami fase leleh elastis (fy) kemudian menuju putus (fu). Hasil pengujian
tekan struktur rangka atap menunjukan bahwa struktur rangka profil double canal
back to back dengan pelat buhul memberikan hasil nilai kuat tekan maksimum yang
lebih besar yaitu 1,46 ton, lebih besar 38,35% dari pada struktur rangka profil single
canal yaitu 0,9 ton. Sehingga menggabungkan profil baja ringan menjadi canal
ganda serta tambahan pelat buhul setebal 1,5 mm dapat meningkatkan beban ultimit
dan kekakuan secara signifikan sebagai elemen tekan. | en_US |