• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Keberadaan Pabrik Garmen Terhadap Angka Perceraian di Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara

    Thumbnail
    View/Open
    20421138.pdf (2.207Mb)
    Date
    2024
    Author
    Hakim, Ahwil Noor
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kehadiran pabrik garmen di Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara menjadi peluang besar kepada masyarakat untuk menambah pemasukan ekonomi mereka. Penerimaan pekerja pabrik garmen didominasi oleh pekerja perempuan sebanyak 90% dan 10% untuk pekerja laki-laki. Banyaknya pekerja perempuan di pabrik garmen tentunya menimbulkan pengaruh positif dan negatif terhadap kondisi sosial masyarakat, termasuk di lingkup keluarga. Diantara pengaruh positif di keluarga ialah membantu perekonomian keluarga, meringankan beban suami dalam bekerja serta pengaruh negatifnya ialah ketimpangan ekonomi, perselingkuhan, hingga perceraian. Kenaikan angka perceraian di Kecamatan Mayong bersamaan dengan kemunculan pabrik-pabrik garmen di Kabupaten Jepara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan pabrik garmen terhadap angka perceraian di Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (Field Research) serta melalui pendekatan empiris. Data diperoleh dari Pengadilan Agama Jepara Kelas 1 A, Kantor Urusan Agama Kecamatan Mayong, dan Karyawan pabrik garmen. Teknik wawancara terhadap narasumber dilakukan dengan teknik Purpose Sampling dan dilakukan secara terstruktur yang kemudian data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pertama, kehadiran pabrik garmen di Kecamatan Mayong dapat memicu permasalahan rumah tangga, seperti: ketimpangan, perselingkuhan, dan perceraian. Kedua, adanya kenaikan angka perceraian di Kecamatan Mayong seiring berdirinya pabrik garmen di Kabupaten Jepara, pada tahun 2013 terjadi perceraian sebanyak 140 perkara dan di tahun 2023 sebanyak 191 perkara perceraian. Sehingga kehadiran pabrik garmen berpengaruh pada angka perceraian di Kecamatan Mayong.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/52764
    Collections
    • Islamic Law [924]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV