Solusi Desain Properti Untuk Generasi Milenial Berpenghasilan Menengah di Yogyakarta
Abstract
Generasi milenial berusia 25-40 tahun masih banyak yang belum memiliki hunian
pertama karena kendala finansial dan harga properti yang tinggi. Di Indonesia,
kebutuhan akan perumahan yang terjangkau sangat penting, terutama dengan bonus
demografi antara 2020-2035. Yogyakarta memiliki potensi besar dalam
pengembangan properti namun menghadapi tantangan besar dalam menyediakan
hunian terjangkau bagi milenial. Solusi inovatif dan berkelanjutan diperlukan,
seperti desain properti yang disesuaikan dengan pendapatan milenial dan integrasi
teknologi energi terbarukan. Pendekatan holistik ini tidak hanya meningkatkan
kualitas hidup generasi milenial tetapi juga mendukung pembangunan kota yang
lebih hijau dan inklusif sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Penelitian ini mengidentifikasi kesulitan milenial dalam memiliki hunian pertama
dan mencari solusi desain yang ekonomis. Data dikumpulkan melalui pengamatan
langsung, wawancara semi-terstruktur, literatur, dan penelitian terdahulu. Analisis
deskriptif digunakan untuk memahami pandangan responden terhadap masalah
kepemilikan hunian, disertai verifikasi data menggunakan NVivo untuk
mengorganisir, menganalisis, dan menarik wawasan dari berbagai sumber data.
Hasil analisis menunjukkan bahwa metode konstruksi efektif, pemanfaatan material
alternatif, penggunaan warna netral, serta efisiensi tata ruang dan detail bangunan
adalah faktor penting. Solusi desain yang sesuai meliputi fleksibilitas ruang, desain
rumah lebih private, lebih banyak ruang terbuka hijau, fokus pada fungsi daripada
detail yang boros, dan bangunan dengan beberapa masa penggunaan. Pendekatan
ini dapat menciptakan komunitas yang kuat dan berkelanjutan bagi milenial di
Yogyakarta.
