• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbandingan Kinerja Campuran Aspal Porus Menggunakan Spesifikasi Australia (AAPA) dan California (Caltrans) dengan Serbuk Parutan Limbah Ban Karet

    Thumbnail
    View/Open
    20914027.pdf (4.415Mb)
    Date
    2024
    Author
    Angkoso, Julang
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kinerja perkerasan lentur dipengaruhi oleh pemilihan jenis material dan gradasi. Aspal porus merupakan campuran beraspal panas bergradasi terbuka dengan persentase agregat halus yang kecil dan persentase agregat kasar yang besar, sehingga menghasilkan rongga udara yang besar. Rongga udara yang besar ini diharapkan bisa meloloskan air jika terjadi hujan, sehingga mengurangi genangan air dipermukaan jalan. Aspal porus adalah campuran aspal yang sedang dikembangkan untuk konstruksi wearing course. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penambahan serbuk ban karet terhadap kinerja campuran Asphalt Porous-Wearing Course. Pada penelitian ini menggunakan dua standar gradasi aspal porus yaitu gradasi Australia (AAPA) dan gradasi California (CalTrans). Penelitian ini memiliki empat tahapan, pertama melakukan pengujian sifat material. Kedua, menentukan kadar aspal optimum (KAO) pada setiap campuran aspal porus berdasarkan metode AAPA (2004). Ketiga, melakukan pengujian Marshall, CL, AFD, IRS, ITS, dan TSR pada kondisi KAO dengan penambahan serbuk ban karet sebesar 0%, 5%, 6%, dan 7%. Keempat melakukan pembahasan dan Kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diketahui seiring penambahan serbuk ban karet pada campuran dengan gradasi AAPA lebih baik dalam hal kemampuan menerima beban tanpa mengalami deformasi (stabilitas) dan kemungkinan campuran dalam menahan beban maksimum untuk mencegah kegagalan daya tarik (ITS). Sedangkan campuran dengan gradasi Caltrans lebih baik dalam hal ketahanan terhadap keausan (CL), pencampuran homogen antara aspal dan agregat (AFD), dan kemampuan menahan terjadinya retakan (TSR). Penambahan serbuk ban karet tidak mampu memperbaiki kekuatan akibat perendaman pada suhu ekstrim (IRS) pada campuran kedua spesifikasi gradasi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/52666
    Collections
    • Civil Engineering [4760]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV