Analisis Produktivitas guna Meminimalisir Defect dengan Metode Six Sigma dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada PT. Kawan Sejati Akurasi
Abstract
PT. Kawan Sejati Akurasi merupakan perusahaan yang berdiri tahun 2009. Perusahaan ini
bergerak di bidang industri manufaktur yang memproduksi tutup kemasan plastik (plastic cap).
Dalam proses produksinya, PT. Kawan Sejati Akurasi menghasilkan produk cap sebanyak 25.000
– 27.000 buah perharinya. Salah satu produk yang dihasilkan adalah tutup botol berwarna hitam
atau Black Flip Top. Jenis cacat yang sering ditemui pada produk Black Flip Top antara lain seperti
bintik hitam, keroak, tergores atau kusam dan ulir cacat. Data perusahaan mencatat selama bulan
Agustus - Oktober 2023, perusahaan memproduksi Black Flip Top sebanyak 2331000 dengan rata-
rata jumlah cacat sebesar 31250 produk. Dalam proses produksi hariannya, terdapat jumlah cacat
produk harian mencapai 4,51%. Oleh karena itu untuk mengurangi cacat produksi digunakan
metode Six Sigma dan mengetahui faktor penyebab cacat memnggunakan metode FMEA (Failure
Mode and Effect Analysis). Hasil dari penelitian ditemukan faktor yang menjadi penyebab
kegagalan produksi antara lain pengaturan suhu kurang panas, human error, mesin mixer yang
kurang bersih, setting pembuatan ulir terlalu cepat, proses pencampuran pigmen warna yang
kurang lama, cetakan (gate) tersumbat, material tidak mengalir cetakan dan terjadi kebocoran. Dari
hasil analisis menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) didapatkan nilai
RPN sebesar 252 pada kegagalan produksi akibat setting temperature kurang panas.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
