• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Intervensi Model Puasa Ramadan, Puasa Daud, dan Puasa Senin- Kamis terhadap Profil Lipid dan Tikus yang Diinduksi High-Fat- High-Fructose

    Thumbnail
    View/Open
    18711030.pdf (3.486Mb)
    Date
    2022
    Author
    Arif Ismail, Naufal
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Asupan high-fat-high-fructose (HFHF) menyebabkan dislipidemia dan berkontribusi pada resistansi insulin dan kenaikan glukosa. Puasa intermiten dalam Islam, seperti Puasa Ramadan (PR), Puasa Daud (PD), dan Puasa Senin- Kamis (PS) yang berpotensi dapat memperbaiki hal tersebut namun belum dievaluasi. Tujuan Penelitian: Penelitian bertujuan mengevaluasi efek intervensi model puasa dalam Islam pada profil lipid dan glukosa tikus yang diinduksi HFHF. Metode: Sebanyak dua puluh lima ekor tikus Wistar jantan berusia 8 pekan secara acak dibagi menjadi lima kelompok. i) N, kontrol diet normal; ii) I, kontrol diet HFHF; iii) MPR, berpuasa setiap hari; iv), MPD, pada hari pertama puasa (tidak makan dan minum), hari ke-2 bebas makan dan minum, dan hari ke-3 puasa lagi lalu diulang sampai seterusnya; v) MPS, berpuasa hanya pada hari Senin dan Kamis. Kelompok MPR, MPD, dan MPS diintervensi berdasarkan model puasanya setelah 14 hari diinduksi HFHF. Durasi puasa adalah 14 jam (17:00 – 07:00), dalam periode 29 hari. Pengukuran profil lipid dan glukosa dilakukan setelah induksi HFHF (pre-test) dan setelah intervensi puasa (post-test). Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dilanjutkan dengan post hoc Bonferroni atau menggunakan Kruskal-Wallis dilanjutkan dengan Mann-Whitney. Hasil: HFHF mengakibatkan dislipidemia yang signifikan pada semua kelompok yang diinduksi HFHF lalu sedikit meningkatkan glukosa meskipun tidak signifikan dibanding kelompok normal. Intervensi variasi model puasa memperbaiki profil lipid yang tergantung intensitas pada kelompok MPR, MPD, dan MPS dibanding kelompok I. Kadar glukosa kelompok intervensi model puasa juga lebih rendah dibanding kelompok induksi HFHF saja meskipun tidak signifikan. Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan wawasan baru, variasi model puasa dalam Islam dapat menjadi alternatif untuk memperbaiki dislipidemia dan menurunkan kadar glukosa yang disebabkan oleh HFHF.
    URI
    dspace.uii.ac.id
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV