Show simple item record

dc.contributor.authorRafif, Fairuz
dc.date.accessioned2024-10-18T06:24:54Z
dc.date.available2024-10-18T06:24:54Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52640
dc.description.abstractUKM Batik Sri Kuncoro merupakan usaha yang bergerak pada bidang tekstil dengan memproduksi kain batik. Produk-produk yang dihasilkan berupa kain batik tulis dengan berbagai variasi motif yang digunakan sesuai dengan keinginan konsumen. Namun, pada proses produksi masih terjadi pemborosan, terkadang faktor cuaca juga menjadi permasalahan pada saat memproduksi kain batik tulis, salah satu dampak nya yaitu pada perpanjangan waktu produksi. Untuk memenuhi permintaan dari konsumen, tentunya UKM Batik Sri Kuncoro perlu meningkatkan kinerja pada lini produksi agar pada lini produksi berjalan sesuai dengan yang sudah diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi waste yang terjadi pada UKM Batik Sri Kuncoro, serta mengurangi waste menggunakan konsep Lean Manufacturing. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Plan-Do-Check-Action (PDCA), Process Activity Mapping (PAM), Value Stream Mapping (VSM), Fishbone Diagram. Hasil penelitian menunjukan bahwa waste yang diprioritaskan pada perbaikan yaitu inventory dan waiting, yang didapatkan dari pegisian kuesioner borda yan diisikan oleh pemilik UKM Batik Sri Kuncoro. Selanjutnya pemetaan aktivitas menggunakan Process Activity Mapping (PAM). Lalu dihasilkan Current Value Stream Mapping yang mengambbarkan seluruh proses produksi dari awal hingga produk jadi. Pada fishbone diagram diketahui pada waste inventory disebabkan oleh tidak adanya perkiraan produksi, sehingga mendapatkan usulan melakukan pencatatan inventory yang berfungsi sebagai acuan untuk melakukan pembuatan penjadwalan dan perkiraan produksi beserta SOP pencatatan inventory. Waste waiting disebabkan pada pemolaan bergantung pada cuaca, sehingga medapatkan usulan meja kaca yang diberikan lampu pada bagian bawah untuk melakukan pemolaan sehingga tidak lagi bergantung pada cuaca. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu waktu pada aktivitas melakukan pemolaan 46740 detik (12 jam 58 menit) dan pada penyimpanan kain pada proses pemolaan dengan waktu 189960 detik (52 jam 46 menit), menjadi pada aktivitas pemolaan diperoeh waktu 41340 detik (11 jam 28 menit) dan pada penyimpanan kain 168360 detik (46 jam 46 menit).en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLean Manufacturingen_US
dc.subjectPlan-Do-Check-Action (PDCA)en_US
dc.subjectValue Stream Mappingen_US
dc.subjectProcess Activity Mappingen_US
dc.subjectFishbone Diagramen_US
dc.titlePenerapan Lean Manufacturing Guna Mengurangi Waste Pada Proses Produksi Batik Motif Wahyu Temurunen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522246


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record