Penerapan Pendekatan Lean and Green Manufacturing dalam Produksi Batik Untuk Pengurangan Environmental Waste Pada Proses Batik Tulis (Studi Kasus: UKM Sri Kuncoro Bantul)
Abstract
Yogyakarta, sebagai pusat industri batik terbesar di Indonesia. Namun, proses produksi
batik tulis seringkali mengalami pemborosan, terutama pada proses pelorodan lilin,
penggunaan kayu bakar, dan pewarnaan sintetis. Hal ini dapat berdampak negatif pada
lingkungan dan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
faktor-faktor utama yang menyebabkan pemborosan penggunaan bahan baku dan dampak
lingkungan dari produksi per unit. Diharapkan, penelitian ini dapat meningkatkan
efisiensi sumber daya dan membantu melestarikan lingkungan. Process activity mapping
dilakukan untuk mengidentifikasi environmental waste, kemudian dilakukan Current
Environmental Value Stream Mapping untuk menggambarkan alur pada produksi batik
tulis dari awal hingga akhir. Kemudian dilakukan pembobotan menggunakan Life cycle
Assessment, sehingga ditemukan masalah tingginya emisi dari pembakaran kayu bakar
pada pelorodan, penggunaan bahan bakar tidak terbarukan seperti minyak tanah pada
nembok, dan penggunaan lilin tidak terbarukan pada pemolaan. Perbaikan yang diusulkan
meliputi penggantian tungku berbahan bakar kayu sebanyak 9 Kg dengan kompor LPG,
pergantian kompor berbahan minyak tanah sebanyak 0,5 liter dengan kompor listrik
sebesar 6316 wh, dan lilin dengan Bio paraffin substitusi. Didapatkan penurunan hasil
human health, resouces dan ecosystem quality dari proses produksi batik tulis.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
