Kesejahteraan Psikologis pada Emerging Adulthood Ditinjau dari Kebersyukuran dan Pola Pengasuhan Profetik
Abstract
Emerging Adulthood adalah masa peralihan dari remaja menuju dewasa awal yang memiliki
beberapa tantangan dalam tugas perkembangan berupa tinggal terpisah dengan orang tua,
melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, meniti karir, menikah dengan pasangannya dan mengasuh
anak. Untuk melewati tantangan pada tugas perkembangan ini, dibutuhkan kesejahteraan psikologis
sehingga individu dapat berfungsi secara maksimal dan meraih kebahagiaannya. Kesejahteraan
psikologis pada individu emerging adulthood ini dapat dikarenakan kebersyukuran individu emerging
adulthood dan pola asuh yang diterapkan oleh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kesejahteraan psikologis pada emerging adulthood yang ditinjau dari kebersyukuran dan pengasuhan
profetik dengan jumlah sampel 281 orang emerging adulthood. Metode penelitian ini adalah
kuantitatif dengan Teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan
terdapat peran dari kebersyukuran dan pengasuhan profetik terhadap kesejahteraan psikologis.
Kontribusi parsial kebersyukuran terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 16% dan kontribusi
pengasuhan profetik terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 24%. Total kontribusi kebersyukuran
dan pengasuhan profetik terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 40%. Implikasinya bagi individu
emerging adulthood dapat meningkatkan kebersyukuran dengan berbuat baik terhadap lingkungan
yang ada. Selain itu, bagi orang tua dapat menerapkan pengasuhan profetik untuk meningkatkan
kesejahteraan psikologis bagi anaknya.
Collections
- Master of Psychology [494]
