Perancangan Bangunan Mixed Use Berupa Transit Station dan Incremental Housing pada Ruang Left Over
Abstract
Urbanisasi dan jakarta merupakan dua kata yang
tak bisa dipisahkan, sebanyak 56,7% masyarakat indonesia
tinggal di jakarta, kepadatan ini tentu membawa segudang
problemanya, salah satunya adalah meningkatnya kebutuh-
an hunian bagi para warganya .Masalah backlog dibuat kian
rumit dengan semakin tidak masuk akalnya harga hunian
yang diiringi dengan ketersediaan lahan yang semakin meni-
pis. Selain kebutuhan hunian, jakarta sebagai kota metropo-
litan tentu menjadi magnet yang akan meningkatkan angka
transportasi di dalam maupun yang masuk ke kota, hal ini
pun juga memberikan pe-er lain untuk jakarta. Jakarta mau
tidak mau harus menemukan pendekatan berbeda untuk
merespon isu-isu kronis di atas.
Tesis ini merupakan respon spekulatif mengenai
paradigma perancangan jakarta yang berbasis TOD dan
membayangkan pendekatan lain dari segi ruang (pemanfa-
atan ruang left over) dan pengadaan (incremental housing)
untuk memenuhi kebutuhan hunian jakarta di kondisi lahan
yang semakin menipis. Diharapkan tesis dapat membuka
perspektif baru mengenai pemanfaatan ruang left over di
lingkup pembangunan urban dan dapat menjadi solusi yang
ekspolratif dan kontekstual bagi masa depan kota Jakarta.
URI
dspace.uii.ac.idCollections
- Architecture [4119]
