Show simple item record

dc.contributor.authorYulita, Nora
dc.date.accessioned2024-10-17T02:51:13Z
dc.date.available2024-10-17T02:51:13Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52559
dc.description.abstractTerdapat 80% karyawan yang bekerja di industri perhotelan mengalami kelelahan kerja. Hal ini dikarenakan karyawan hotel sering kali bekerja dalam tekanan yang tinggi. Akibatnya, karyawan hotel memiliki tingkat kelelahan kerja yang tinggi. Beberapa hal dapat mempengaruhi tingkat kelelahan kerja diantaranya beban kerja dan dukungan sosial. Penelitian ini dilakukan untuk menguji dukungan sosial sebagai moderator pada peranan beban kerja terhadap kelelahan kerja pada karyawan Hotel. Partisipan penelitian ini sejumlah 110 karyawan Hotel. Pengambilan data penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner secara online melalui platform google formulir. Pengukuran yang dilakukan menggunakan Maslach Burnout Scale Widhianingtanti & Luijtelaar (2022), skala beban kerja Hart (2006) dan Scale of Perceived Social Support (SPSS) Sulistiani & Kristiana (2022). Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu moderation analysis dengan bantuan software JAMOVI 2.3.18. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial tidak berperan sebagai moderator pada peranan beban kerja terhadap kelelahan kerja karyawan Hotel. Hal ini dikarenakan adanya peranan beban kerja terhadap kelelahan kerja pada karyawan Hotel secara signifikan. Artinya, dukungan sosial tidak berperan dalam menentukan tinggi atau rendahnya peranan beban kerja terhadap kelelahan kerja pada karyawan Hotel.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBeban Kerjaen_US
dc.subjectDukungan Sosialen_US
dc.subjectKaryawan Hotelen_US
dc.subjectKelelahan Kerjaen_US
dc.titleDukungan Sosial Sebagai Moderator dari Peranan Beban Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Pada Karyawan Hotelen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22915033


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record