Analisis Pengaruh Pengharum Mobil Terhadap Performansi Pengemudi Menggunakan Driving Simulator dan Muse Brain Sensing Headband
Abstract
Menurut data yang didapatkan dari Kantor Kepolisian Republik Indonesia (2018),
peningkatan jumlah kendaraan berjenis mobil penumpang meningkat 1 juta setiap
tahunnya. Peningkatan ini tidak diimbangi dengan perkembangan jalan yang ada
sehingga menyebabkan kemacetan. Akibat dari kemacetan tersebut membuat orang
Indonesia menghabiskan waktu 47 jam di dalam kendaraan dan dari hal tersebut orang –
orang menggunakan pengharum mobil untuk membuat nyaman. Namun disisi lain,
wewangian juga memiliki dampak positif dan negatif seperti timbul rasa sakit kepala dan
mual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengharum
mobil terhadap performansi pengemudi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode evaluasi psikologis menggunakan gelombang otak manusia serta
menghitung jumlah kesalahan yang dilakukan responden pada saat eksperimen
berlangsung menggunakan driving simulator dan muse brain sensing headband. Hasil
yang didapatkan adalah terdapat pengaruh untuk intervensi pengharum mobil varian
caramel coffee sebesar 35,3%, untuk varian green fresh sebesar 43,9% dan untuk varian
orange blossom sebesar 75%. Hasil selanjutnya untuk perbedaan pengaruh antara setiap
intervensi yang diberikan kepada responden mendapatkan hasil terdapat perbeadaan rata
– rata performansi berdasarkan gelombang otak pada setiap intervensi yang diberikan, hal
itu dibuktikan melalui grafik perbandingan jumlah kesalahan yang setiap intervensinya
menyebabkan kesalahan yang berbeda jumlahnya.
URI
dspace.uii.ac.idCollections
- Industrial Engineering [2835]
