Desain Tata Letak Hutan Mangrove Wana Tirta Menggunakan Metode Partisipatory
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi atribut apa saja yang
diinginkan pengunjung dalam pengembangan Taman Wisata Hutan Mangrove
Wana Tirta, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta serta Membuat rancangan
yang tepat untuk pengembangan Taman Wisata Hutan Mangrove Wana Tirta,
Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Metode pengumpulan data yang digunakan dengan cara menyebarkan
kuesioner secara acak kepada pengunjung Taman Wisata Hutan Mangrove Wana
Tirta. Penyebaran kuesioner dilakukan dua tahap, yang masing-masing bertujuan
untuk identifikasi keinginan pengunjung (voice of customer), dan validasi desain
usulan. Jumlah responden yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah 43
responden.
Desain usulan yang diinginkan pengunjung diperoleh 9 atribut yaitu track
jalan banyak yang rusak, fasilitas tidak terurus, kanopi rusak, musholla tidak layak,
toilet tidak layak, tidak ada petunjuk arah, tidak ada papan informasi, tidak ada
penjaga wisata, tempat wisata sulit dijangkau oleh wisatawan. Hasil desain usulan
mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung pada wisata mangrove dengan
hasil uji beda penelitian menggunakan pendekatan uji beda dengan hasil 0,00<0,05
menunjukkan bahwa hipotesis H1 diterima. Artinya terjadi peningkatan
kenyamanan dengan desain tata letak wisata mangrove di Wana Tirta Yogyakarta.
