Analisis Key Risk Indicator Ekspor Buah Segar
Abstract
Bisnis ekspor buah segar memiliki permasalahan yang beragam karena sifat produk
buah yang perisable. Seperti umur daya simpan/tahan buah, moda transpotasi
pengiriman, jarak antar negara yang cukup jauh, tingkat kematangan buah dan
ketersediaan produk. Semua hal tersebut salah satu ketidakpastian dimasa depan
yang bisa diterjemahkan dalam bentuk penyimpangan yang dapat berdampak
negatif terhadap perusahaan. Perusahaan PT Global Sinergi Kita merupakan salah
satu perusahaan ekspor buah segar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor risiko apa saja yang terjadi pada proses bisnis PT Global Sinergi
Kita melalui rantai pasok supplier-perusahaan-buyer dengan menggunakan metode
Failure Mode and Effect Analysis untuk mengidentifikasi masalah dan pembuatan
Key Risk Indicator sebagai early warning system di perusahaan nantinya. Selain itu
pada penlitian ini juga menggunakan Pareto, Fishbone dan Content Validiy Index.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan kuesioner dari
Expert Judgment. Hasil penelitian didapatkan Risiko-risiko yang muncul dari
seluruh aktivitas ekspor buah segar PT Global Sinergi Kita tercatat ada 12 item
potensi risiko yaitu 3 potensi pada aktivitas penawaran, 2 potensi risiko pada
aktivitas pengiriman, 3 potensi ririsko pada aktivias produksi dan 2 potensi risiko
pada aktivitas pembayaran. Hasil pembagian daerah seharusnya, daerah pantau,
daerah bahaya dalam KRI dapat dijadikan strategi PT Global Sinergi Kita sebagai
bentuk early warning system yang berguna meminimalisir dampak negative dari
ketidakpastian ekspor buah.
