Implementasi Enterprise Risk Management dengan Pendekatan Interpretive Structural Modeling dan Fuzzy-hor Pada Kerangka Iso 31000 (Studi Kasus: Proses Demand Supply Perusahaan Distribusi Otomotif)
Abstract
Manajemen risiko merupakan upaya untuk mengatasi ketidakpastian dengan
upaya mengelola risiko. Manajemen risiko merupakan hal yang penting bagi
perusahaan untuk menghadapi berbagai risiko di era industri saat ini. Potensi
risiko yang muncul pada perusahaan dapat menghambat sebuah perusahaan
untuk mencapai tujuannya di era industri ini. Manajemen risiko memiliki standar
internasional ISO 31000. Framework ISO 31000 dibangun sebagai alat untuk
melakukan tindakan terorganisir untuk mengarahkan dan mengelola suatu
organisasi untuk menangani risiko yang berpotensi muncul. Sehingga pada
penelitian ini dilakukan perancagan Framework ISO 31000 usulan dengan
pendekatan enterprise risk management (ERM). Selain itu framework ini
mempertimbangkan hubungan antar risk event, dimana berdasarkan hasil
identifikasi risiko dengan menggunakan ISM didapati 3 risk event terpilih dari
26 risk event yang di identifikasi. Dari 3 risk event terpilih berrhasil di
identifikasi 13 risk agent. Pada tahap analisis dan evaluasi dilakukan dengan
menggunakan fuzzy house of risk dan pareto diagram, yang mana terpilih 6 risk
agent terpilih berdasarkan perangkingan pareto. Setelah itu didapatkan 10
preventive action untuk memitigasi 6 risk agent terpilih. Dalam memilih
preventive action dari 10 preventive action yang ada dilakukan pertimbangan
dari beberapa aspek yaitu efektivitas, biaya dan waktu. Selain itu dilakukan
perancangan Key Risk Indicator untuk masing-masing risk agent sebagai alarm
untuk mengetahui potensi kejadian risk agent. Sehingga berdasarkan penelitian
yang dilakukan dapat diketahui bahwa kerangka kerja ISO 31000 usulan mampu
menghasilkan upaya manajemen risiko yang efektif bagi perusahaan.
