| dc.description.abstract | Virgin Coconut Oil (VCO) – Astaxanthin merupakan bentuk lain dari
minyak cincalok yang dimana kandungan zat aktif dalam cincalok tersebut
diekstraksi menggunakan VCO bukan n-Heksana dan pada proses ini tidak
dilakukan pemusnahan maupun pemurnian. Cincalok tersebut diperoleh dari
hasil fermentasi udang rebon selama kurang lebih 10 hari. Pada sediaan lotion
dari VCO-A dan mentega tengkawang yang mengandung senyawa gliserida
dari lemak stearate yang berfungsi sebagai pelembab. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui efek iritasi akut dermal setelah pemberian minyak VCO-A
dan lotion VCO-A dengan mentega tengkawang pada kelinci albino melalui
pengamatan eritema dan edema. Hewan uji yang digunakan sebanyak 3 ekor
kelinci albino. Metode yang digunakan yaitu uji iritasi kulit dan terbagi menjadi
kelompok negatif diberi aquadest, kelompok minyak VCO-A, dan kelompok
lotion VCO-A kombinasi mentega tengkawang. Pengamatan dilakukan pada
jam ke 1, 24, 48, dan 72 dan dilanjutkan sampai hari ke-14 untuk melihat
reversibilitas. Analisis hasil menggunakan tabel penilaian reaksi kulit dan skor
indeks iritasi primer. Berdasarkan hasil perolehan skor eritema dan edema
kelinci mengalami iritasi yang sangat ringan dengan jumlah skor 0,33. Iritasi
terjadi pada 24 dan 72 jam pertama setelah perlakuan. Lotion VCO-A kombinasi
mentega tengkawang dan minyak VCO-A menyebabkan iritasi akut dermal
dengan kategori yang sangat ringan pada kelinci albino. | en_US |