Hubungan Religiusitas dan Kinerja Individual Pada Tenaga Kesehatan Perempuan Muslim di Rumah Sakit Tentara X
Abstract
Keberhasilan dalam pelayanan merupakan salah satu tujuan yang ingin
dicapai oleh rumah sakit dengan tolok ukur kinerja tenaga kesehatan. Salah satu
hal yang dapat meningkatkan kinerja tenaga kesehatan adalah religiusitas. Oleh
karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan religiusitas dan
kinerja individual tenaga kesehatan perempuan muslim. Penelitian ini melibatkan
102 tenaga kesehatan perempuan muslim yang bekerja di Rumah Sakit Tentara X
sebagai partisipan penelitian. Adapun desain penelitian yang digunakan pada
penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
korelasional. Alat ukur religiusitas yang digunakan pada penelitian ini adalah
skala Psychological Measure of Islamic Religiousness (PMIR) yang diadaptasi
oleh Lestari (2020) dengan cronbach’s alpha sebesar 0,926. Adapun alat ukur
kinerja yang digunakan pada penelitian ini adalah Individual Work Performance
Questionnaire (IWPQ) yang diadaptasi oleh Widyastuti dan Hidayat (2018)
dengan cronbach’s alpha sebesar 0,847. Kemudian data yang diperoleh dengan
metode purposive sampling akan dianalisis menggunakan analisis korelasi. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara
religiusitas dan kinerja tenaga kesehatan perempuan muslim yang dibuktikan
dengan nilai R2 sebesar 77% dan nilai signifikansi sebesar < 0,001. Implikasi hasil
penelitian ini bagi tenaga kesehatan perempuan muslim di RST X adalah untuk
benar-benar menerapkan dimensi religiusitas seperti ibadah dan larangan sehingga
dapat menjadi dorongan dalam menghadapi tekanan kerja, meningkatkan
kepatuhan terhadap kode etik, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih
harmonis dan berorientasi pada kualitas pelayanan.
Collections
- Psychology [2602]
