Analisis Kebijakan Penerapan Platform Pembelajaran Daring dan Tingkat Penerimaan Teknologi Siswa di Wilayah Sawahan dan Sleman
Abstract
Pendidikan merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan guna
mempersiapkan warga negara yang memiliki sumber daya manusia yang unggul. Pandemi
Covid-19 yang terjadi di seluruh wilayah yang ada di dunia menyebabkan beberapa kegiatan
pembelajaran tertunda. Dalam hitungan hari, sebagian besar institusi pendidikan memutuskan
untuk menunda kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
pemanfaatan platform pembelajaran daring dan tingkat penerimaan teknologi pada Sekolah
Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Sawahan dan Sleman. Penelitian
ini dilakukan dengan menyebar survei kepada siswa SD dan SMP dan didapatkan 149
responden. Sebagai kerangka penelitian, peneliti menggunakan Technology Acceptance Model
(TAM), dan metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Squares Structural Equation
Modeling (PLS SEM). Dari penelitian ini diketahui bahwa antara Sawahan dan Sleman, dalam
pemanfaatan platform pembelajaran ada perbedaan yaitu di Sawahan sebagian besar hanya
memanfaatkan satu platform untuk membantu pelaksanaan pembelajaran, sedangkan di
wilayah Sleman memanfaatkan beragam platform untuk menunjang kegiatan pembelajaran
daring. Selanjutnya dalam penerimaan teknologi, kondisi fasilitasi memiliki dampak yang
signifikan terhadap variabel kemudahan yang dirasakan, dan manfaat yang dirasakan, serta
manfaat yang dirasakan dan kemudahan yang dirasakan memiliki dampak yang signifikan
terhadap perilaku siswa dalam pemanfaatan platform pembelajaran daring.
URI
dspace.uii.ac.idCollections
- Informatics Engineering [2509]
