Uji Parameter Kualitas Air Minum (pH, TDS, DO, ORP, dan Kadar Garam) Pada Produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK)
Abstract
Meningkatnya jumlah penduduk secara signifikan serta pembangunan
gedung-gedung bertingkat mengakibatkan menurunnya kualitas air tanah serta
ketersediaan air yang juga menurun sedangkan kebutuhan air terus meningkat.
Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, masyarakat memilih AMDK guna
konsumsi minum, memasak, dan lain sebagainya. Dilakukan pengujian kualitas
AMDK merek dagang yang tersebar pada toko retail ternama di area Kota
Yogyakarta dan sekitarnya. Perlakuan dilakukan pada 18 merek dagang yang terdiri
dari 15 AMDK air mineral dan 3 AMDK air demineral terhadap beberapa parameter
seperti pH, TDS, DO. ORP, dan Salt dengan menggunakan alat uji kualitas air
digital WA-2017SD. Nilai yang didapatkan kemudian dibandingkan dengan
Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas
Air Minum, serta Peraturan Menteri Perindustrian RI No. 26 Tahun 2019 tentang
SNI Air Mineral 3553:2015 dan SNI Air Demineral 6241:2015. Dari pengujian
yang telah dilakukan, sebagian besar telah memenuhi standar baku mutu yang telah
ditetapkan baik untuk AMDK air mineral maupun AMDK air demineral. Pada
AMDK air mineral dengan merek dagang PE diperoleh nilai pH 8,60 sedangkan
standar yang telah ditetapkan bahwa nilai maksimum pH adalah 8,50. Kemudian,
sampel AMDK air demineral dengan merek dagang AC dan CO memiliki nilai TDS
yang melebihi 10 mg/L bila dibandingkan dengan SNI air demineral Untuk
pemeriksaan kesesuaian pada label kemasan, didapati AMDK air mineral CR
memiliki kandungan pH yang tidak sesuai dengan kemasan. AMDK air mineral CR
memiliki nilai pH 7,70 sedangkan kemasan tercantum keterangan bahwa air
mengandung pH 8.
URI
dspace.uii.ac.idCollections
- Environmental Engineering [1826]
