• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Adaptasi Pascaperpisahan Ibu Tunggal yang menjalani Peran Ganda dan mendampingi Remaja dengan Ekspresi Kadar Penyesuaian Emosional yang Beragam

    Thumbnail
    View/Open
    21915044.pdf (4.949Mb)
    Date
    2024
    Author
    Yudistikhar, Afga
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dewasa ini, kian banyak fenomena perceraian yang meningkatkan kasus ibu tunggal. Ibu tunggal dihadapkan berbagai tuntutan adaptasi dalam menjalankan peran ganda. Selain itu, ibu tunggal juga dihadapkan pada realitas pascaperceraian yang berdampak baik secara emosional maupun psikososial. Kondisi ini akan semakin kompleks bila ibu tunggal juga sementara mengasuh remaja dengan berbagai tantangan perkembangan psikofisik dan psikososialnya. Pendekatan fenomenologi interpretatif digunakan untuk mendalami isu ini, sebagaimana tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran holistik mengenai bagaimana ibu tunggal menjalani adaptasi pascaperpisahan. Penelitian ini perlu dilakukan agar dapat meningkatkan kesadaran keluarga dan masyarakat akan pentingnya dukungan dan upaya mengurangi stigma terhadap ibu tunggal. Wawancara mandalam semi-terstruktur dilakukan terhadap ibu tunggal yang tengah mendampingi remaja dengan ekspresi kadar penyesuaian emosional yang berbeda-beda. Status peran tunggal dialami karena perceraian, dengan lama peran dijalani minimal setahun adaptasi. Untuk keabsahan data dilakukan sejumlah teknik triangulasi seperti integrasi sejumlah sumber data (observasi, wawancara, dan informasi lain yang relevan), wawancara figur signifikan, serta peninjauan analisis peneliti oleh pakar kualitatif. Dari analisis tematik, hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu tunggal melalui fase adaptasi pascaperpisahan (fase terpuruk, penerimaan, dan upaya bangkit), yang mana dalam prosesnya hal ini diwarnai oleh faktor protektif dan faktor risiko dari diri dan sosial. Temuan lainnya bahwa fase adaptasi pascaperpisahan ini mewarnai dinamika pengasuhan terhadap remaja.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/52428
    Collections
    • Master of Psychology [494]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV