Hubungan Intensitas Menonton Drama Korea dan Kesejahteraan Subjektif pada Mahasiswa
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi hubungan antara intensitas menonton
drama Korea dan kesejahteraan subjektif pada mahasiswa. Jumlah partisipan pada
penelitian ini sebanyak 153 responden. Penelitian ini menggunakan desain
penelitian kuantitatif korelasional. Alat ukur skala yang digunakan adalah skala
yang dimodifikasi oleh peniliti dari skala yang disusun oleh Yuliana (2021)
berdasarkan aspek intensitas menurut Ajzen (2005). Selanjutnya, peneliti
menggunakan skala Subjective Well Being (SWB) yang diadaptasi oleh Adani
(2015) berdasarkan Statisfaction with Life Sacle (SWLS) yang dikembangkan oleh
Diener dkk (1985) dan Positive Negative Affect Schedule (PANAS) yang
dikembangkan oleh Watson dkk (1988). Hipotesis pada penelitian ini adalah adanya
hubungan negatif antara intensitas menonton drama Korea dan kesejahteraan
subjektif pada mahasiswa. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa terdapat
hubungan negatif antara intensitas menonton drama Korea dengan kesejahteraan
subjektif pada mahasiswa. Nilai koefisien yang didapatkan sebesar r = -0.238 dan
signifikansi nilai p<0.001. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat
disimpulkan bahwa hipotesis penelitian ini diterima.
Collections
- Psychology [2602]
