| dc.contributor.author | Wibowo, Ahmad Aditya | |
| dc.date.accessioned | 2024-10-15T05:01:09Z | |
| dc.date.available | 2024-10-15T05:01:09Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/52413 | |
| dc.description.abstract | Ketidakamanan kerja pada karyawan kontrak perlu mendapatkan perhatian yang
lebih serius karena berhubungan dengan keterikatan kerja mereka. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara Ketidakamanan
kerja dan keterikatan kerja pada karyawan kontrak di salah satu perusahaan swasta
yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi di Jakarta. Hipotesis
penelitian yang diajukan adalah adanya hubungan negatif antara Ketidakamanan
kerja dan keterikatan kerja. Penelitian ini melibatkan 133 karyawan kontrak
menggunakan alat ukur Job Insecurity Measures (JIM; Patrick O’Neill, Peter
Sevastos, 2013) dan Utrecht Work Engagement Scale (UWES-17; Wilmar
Schaufeli, Arnold Bakker, 2004). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat
hubungan negatif yang signifikan antara Ketidakamanan kerja dan keterikatan
kerja (r = -0.231**). Koefisien determinasi sebesar 5,3% menunjukkan bahwa
Ketidakamanan kerja menjelaskan sebagian kecil variasi dalam keterikatan kerja.
Temuan ini mengindikasikan pentingnya perusahaan dalam mengurangi perasaan
tidak aman untuk meningkatkan keterikatan kerja karyawan kontrak. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Ketidakamanan Kerja | en_US |
| dc.subject | Keterikatan Kerja | en_US |
| dc.subject | Karyawan Kontrak | en_US |
| dc.subject | Perusahaan Teknologi Informasi | en_US |
| dc.title | Ketidakamanan Kerja dan Keterikatan Kerja Pada Karyawan Kontrak di Salah Satu Perusahaan Teknologi Informasi Jakarta | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 20320222 | |