| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran konflik kerja keluarga dan dukungan sosial terhadap stres kerja. Hipotesis yang diajukan antara lain (1) konflik kerja keluarga dan dukungan sosial secara simultan menjadi variabel prediktor stres kerja pada ibu bekerja dari rumah selama pandemi COVID-19, (2) konflik kerja keluarga berpengaruh secara positif terhadap stres kerja pada ibu bekerja dari rumah selama pandemi COVID-19, (3) dukungan sosial berpengaruh secara negatif terhadap stres kerja pada ibu bekerja dari rumah selama pandemi COVID-19. Responden penelitian ini adalah 169 ibu bekerja dari rumah selama pandemi COVID-19 yang sudah menikah, bekerja di suatu instansi atau perusahaan dan memiliki minimal satu anak atau lebih. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data penelitian dikumpulkan menggunakan skala likert yang diadaptasi dari skala stres kerja Alves dkk (2004), skala konflik kerja keluarga Carlson dkk (2000) dan skala dukungan sosial Zimet dkk (1988). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian yaitu analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Konflik kerja keluarga dan dukungan sosial secara simultan menjadi variabel prediktor stres kerja dengan sumbangan efektif 22,7%, (2) Konflik kerja keluarga berpengaruh secara positif terhadap stres kerja, (3) Dukungan sosial berpengaruh secara negatif terhadap stres kerja sehingga dengan demikian hipotesis penelitian diterima. | en_US |