| dc.description.abstract | Pengguna sosial media Instagram seringkali dihadapkan dengan iklan-iklan
produk perawatan kulit yang direkomendasikan oleh beauty influencer. Penelitian ini
bertujuan untuk menguji dan menganalisis hubungan kepercayaan terhadap beauty
influencer di sosial media Instagram pada minat beli konsumen melalui e-commerce.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden pada
penelitian ini adalah pengguna sosial media Instagram aktif yang berusia 18-25 tahun
dengan total responden sebanyak 277. Pengumpulan data dilakukan secara langsung
menggunakan kuesioner, dengan menggunakan skala kepercayaan yaitu
trustworthiness dari Gefen (2002) dengan jumlah item sebanyak 12 butir. Pada skala
minat membeli yaitu purchase intentions dari Duffet (2015) dengan jumlah item
sebanyak 9 butir. Analisis data pada penelitian ini menggunakan SPSS dengan uji yang
dilakukan adalah uji analisis deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan dengan arah yang negatif antara
kepercayaan dan niat membeli pada pengguna e-commerce. Hasil uji hipotesis
menunjukkan nilai signifikansi (p) sebesar 0.000 (p<0.05) yang bermakna terdapat
hubungan antara kepercayaan terhadap beauty influencer di sosial media Instagram
dengan minat beli melalui e-commerce. | en_US |