Show simple item record

dc.contributor.authorHidayah, Arina Miftakhul
dc.date.accessioned2024-10-14T07:36:17Z
dc.date.available2024-10-14T07:36:17Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52333
dc.description.abstractTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana hubungan penerimaan diri dan perceived stress terhadap kualitas hidup yang dialami oleh pasien GERD. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala penerimaan diri dan skala perceived stress, dan skala kualitas hidup. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model analisis regresi linear berganda. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 152 pasien yang telah didiagnosis oleh dokter. Hasil analisis regresi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kedua variabel independen dengan kualitas hidup pasien GERD, dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara parsial, penerimaan diri memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kualitas hidup (0,007 < 0,05), sementara perceived stress menunjukkan pengaruh negatif signifikan (0,000 < 0,05). Temuan ini mendukung pentingnya penerimaan diri dan manajemen stres dalam meningkatkan kualitas hidup pasien GERD, sejalan dengan studi sebelumnya pada kondisi kesehatan kronis lainnya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKualitas Hidupen_US
dc.subjectPenerimaan Dirien_US
dc.subjectPerceived Stressen_US
dc.subjectGERDen_US
dc.titlePenerimaan Diri dan Perceived Stress Terhadap Kualitas Hidup Pada Pasien Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320116


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record