Show simple item record

dc.contributor.authorM, Muhammad Afif Kemal
dc.date.accessioned2024-10-14T07:33:38Z
dc.date.available2024-10-14T07:33:38Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52332
dc.description.abstractBioskop, sebagai salah satu sarana hiburan yang populer di kota-kota besar seperti Yogyakarta, seringkali menarik banyak pengunjung pada akhir pekan dan hari libur hingga menyebabkan terjadinya lonjakan kebutuhan lahan parkir yang memadai. Tanpa manajemen parkir yang efektif, hal ini dapat menimbulkan kemacetan, kesulitan menemukan ruang parkir, dan risiko kecelakaan. Kemajuan teknologi dan perubahan kebiasaan masyarakat, seperti meningkatnya jumlah kendaraan listrik, menuntut evaluasi secara berkala terhadap kapasitas dan efisiensi parkir bioskop. Penelitian ini bertujuan menganalisis and mengevaluasi karakteristik parkir di Empire XXI Yogyakarta untuk mengidentifikasi masalah dan mengetahui kebutuhan ruang parkir pada masa yang akan datang. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu pengelola bioskop, pemerintah daerah, dan praktisi perencanaan kota serta memperkaya literatur ilmiah terkait manajemen parkir di area hiburan publik. Penelitian ini dilakukan selama dua hari setiap bulan selama tiga bulan berturut-turut, yaitu sebelum, selama, dan setelah bulan puasa (Februari, Maret, dan April), di lahan parkir Bioskop Empire XXI Yogyakarta yang dimulai dari pukul 11:30 WIB hingga 00:00 WIB. Metode penelitian mencakup survei secara langsung dengan pencatatan luas total lahan pakir dan satuan ruang parkir untuk data primer serta rekaman plat kendaraan yang keluar masuk lahan parkir sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan volume parkir pada bulan Februari dan April dibandingkan dengan bulan Maret, dengan puncak akumulasi parkir sepeda motor dan mobil masing-masing terjadi setelah pukul 14.00 WIB dan 20.00 WIB. Namun durasi parkir sepeda motor (145-155 menit) dan mobil (75-104 menit) hanya menyebabkan pergantian parkir menjadi 0,38-1,31 unit/hari/ruang dan 2,07-2,65 unit/hari/ruang untuk masing-masing sepeda motor dan mobil. Kapasitas parkir masih memadai karena indeks parkir kendaraan hanya mencapai 50% dari indeks parkir maksimal dan luas area parkir eksisting (426 m2 dan 656 m2) lebih besar dari kebutuhan ruang parkir (200 m2 dan 350 m2). Oleh karena itu, disarankan agar pihak bioskop dapat memanfaatkan ruang parkir yang tidak terpakai untuk kegiatan yang lebih produktif..en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEmpire XXI Yogyakartaen_US
dc.subjectKarakteristiken_US
dc.subjectLahan Parkiren_US
dc.subjectMobilen_US
dc.subjectMotoren_US
dc.titleEvaluasi Kinerja Karakteristik Parkir Kendaraan Pada Area Parkir Bioskop Empire XX1 Cinema Kota Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18511100


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record