Optimalisasi Efisiensi Operasional di PT. Angkasa Pura Logistik Melalui Pendekatan Line Balancing dan Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas
Abstract
PT. Angkasa Pura Logistik didesain dengan kapasitas maksimal kargo outgoing (keluar)
sebesar 40 ton per hari. Namun, PT. Angkasa Pura Logistik menghadapi masalah
ketidakseimbangan antara kapasitas yang tersedia dengan jumlah aktual aktivitas kargo
outgoing yang mencapai rata – rata 26 ton per hari. Serta, data traffic harian di bulan April
tahun 2023 menunjukkan adanya peningkatan dan penurunan kargo, yang memperburuk
masalah penumpukan dan ketidakseimbangan lini. Dengan meningkatnya volume kargo,
diperlukan solusi yang efektif untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi penumpukan di
area kargo outgoing. Penyeimbangan lini (line balancing) setiap stasiun kerja merupakan salah
satu tindakan yang harus segera dilakukan serta perancangan ulang tata letak (relayout)
fasilitas. Sehingga dapat diketahui aliran atau proses mana yang terjadi bottleneck dan
berpengaruh terhadap permasalahan yang terjadi pada area logistik. Metode tersebut akan
memberikan usulan terbaik dalam meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan aliran pada area
logistik, mengefisiensikan aliran pada area logistik dan mendekatakan proses Pengecekan.
Hasil metode line balancing didapatkan nilai line efficiency sebesar 54%, smoothing index
sebesar 16.25172414 detik, balance delay sebesar 46%, dan idle time sebesar 3496.236398
detik, dimana iterasi ketiga merupakan iterasi terbaik dengan jumlah workstation dua. Serta
untuk layout usulan terdapat beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan yaitu mudah di
implementasikan, efisiensi aliran proses, dan dampak finansial. Didapatkan layout usulan kedua
merupakan layout usulan terbaik, karena layout usulan kedua dapat mengoptimalkan ruangan
yang sudah ada tanpa memerlukan pembangunan baru, dimana pada area EMPU terdapat lima
ruang kosong yang akan digunakan untuk area Pengecekan.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
