Show simple item record

dc.contributor.authorPanji Domily, Muhammad
dc.date.accessioned2024-10-11T07:18:13Z
dc.date.available2024-10-11T07:18:13Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id
dc.description.abstractDalam industri garmen, proses produksi merupakan suatu kegiatan yang sangat penting dan dapat dikatakan bahwa produksi merupakan dapurnya perusahaan garmen tersebut. Namun dalam menjalankan kegiatan produksinya, setiap perusahaan pasti akan memiliki dan tidak pernah lepas dari risiko, tak terkecuali produksi yang dilakukkan oleh PT Globalindo Intimates. PT Globalindo Intimates merupakan salah satu perusahaan garmen yang memproduksi bra, panty, lingerie, camisole dan corset slim. Terciptanya kelancara dan kestabilan proses produksi di PT Globalindo Intimates berhubungan erat dengan ketepatan penyelesaian jumlah dan waktu produk pesanan buyer serta kesesuaian hasil produk jadi dengan standar yang telah ditetapkan. Namun pada realitanya, output aktual pada produksi bra style 76080 Sewing Line Baturaden di PT Globalindo Intimates masih sering tidak mencapai target. Hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu dari faktor adanya risiko dalam proses produksinya. Oleh karena itu perlu adanya pemahaman serta implementasi mengenai pengelolaan risiko secara serius. Pada penelitian ini digunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi serta menilai risiko dan metode Decision Making Trial and Evaluation Laboratory (DEMATEL) untuk mengetahui korelasi antar risiko serta menentukan risiko dispatcher. Dari hasil analisis risiko menggunakan FMEA didapatkan 12 risiko yang memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) diatas nilai kritis yang sekaligus masuk ke dalam kategori very high risk atau high risk. Kemudian dari hasil analisis menggunakan DEMATEL dan analisis pareto diperoleh 5 dari 12 risiko dispatcher yang memiliki pengaruh besar terhadap risiko lainnya. Sehingga diperoleh sebanyak 14 risiko prioritas yang kemudian diberikan usulan rancangan strategi mitigasi risiko. Terdapat 12 usulan strategi mitigasi risiko yang dapat diterapkan untuk mengurangi potensi munculnya penyebab dari 14 risiko prioritas tersebut.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectProses produksi, Risiko, FMEA, DEMATELen_US
dc.titleAnalisis dan Perancangan Strategi Mitigasi Risiko pada Proses Produksi Pakaian Dalam dengan Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Decision Making Trial and Evaluation Laboratory (Dematel) (Studi Kasus PT Globalindo Intimates)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM17522187


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record