Komunikasi Pemberdayaan dalam Komunikasi Iyoin di Yogyakarta
Abstract
Minimnya wawasan dan pengalaman bermasyarakat pada generasi muda menjadi permasalahan menarik dalam penelitian ini, dimana suatu organisasi harus dapat membangun dan membantu pengembangkan diri bagi tiap partisipan. Sehingga, penelitian ini berjudul: Komunikasi Pemberdayaan dalam Komunitas IYOIN di Yogyakarta. Dimana, terdapat beberapa pertanyaan yang harus dijawab: Bagaimana bentuk pemberdayaan yang dikembangkan dan diterapkan oleh komunitas IYOIN di Yogyakarta dalam meningkatkan partisipasi generasi muda? Bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam pemberdayaan terkait peningkatan partisipasi generasi muda dalam komunitas IYOIN di Yogyakarta? Dalam penelitian ini memiliki 2 (dua) tujuan: Untuk mengetahui bentuk pemberdayaan yang dikembangkan dan diterapkan serta faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat guna meningkatkan partisipasi generasi muda dalam komunitas IYOIN di Yogyakarta. Untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik snowball sampling dan menggunakan observasi serta wawancara secara mendalam dengan narasumber terpilih dari para anggota IYOIN LC Yogyakarta. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan penting. Pertama, dalam program Peduli Indonesia yang sangat mengutamakan pengembangan diri bagi tiap individu yang berpartisipasi, dimana pelaksanaannya menggunakan tahap-tahap pemberdayaan sesuai dengan yang dikatakan oleh Ambar Teguh dengan tambahan 2 poin lainnya yaitu tahap pengenalan dan tahap kaderisasi. Adapun faktor-faktor seperti pendukung dimana komunitas ini membantu untuk meningkatkan pengembangan diri dalam berbagai aspek di tiap individu, serta penghambat dimana kurangnya komunikasi menjadi suatu permasalahan dalam komunitas yang menyebabkan menurunnya jumlah partisipan baru melihat dari efektivitas komunitas ini.
URI
dspace.uii.ac.idCollections
- Master of Informatics [368]
