| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen redaksi media olahraga online dalam pemberitaan pembatalan kompetisi liga sepakbola nasional tahun 2020 akibat pandemic covid-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data yaitu dengan wawancara mendalam pada informan yang terdiri dari para anggota staff redaksi dari media online Bolasport, Detik, Okezone dan JawaPos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa redaksi keempat media tersebut menjalankan kegiatan manajemen redaksional dalam bentuk tahapan dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan hingga pengawasan. Di mana di masa pandemic covid-19 ini terdapat banyak penyesuaian yang dilakukan oleh empat media tersebut dalam hal liputan maupun cara kerja internal perusahaan. Dari segi konten pemberitaan pun dengan tidak adanya Liga sepakbola yang berjalan, empat media tersebut lebih memberikan berita-berita mengenai kejadian di luar lapangan dan masing- masing media memiliki ciri khas berita masing-masing. Bolasport dalam beritanya ada berita tentang ‘sejarah hari ini’. Sejarah hari ini merupakan berita-berita tentang pertandingan memorable yang pernah terjadi di hari tertentu yang sama, namun sudah beberapa tahun yang lalu. Sedangkan Detik, dalam situasi pandemi ini, banyak mengangkat sisi human interest yang berhubungan dengan Covid-19. Seperti pemberitaan mengenai kepastian gaji ditengah ketidakpastian kompetisi, serta pemberitaan ringan seperti kegiatan-kegiatan yang dilakukan para pesepakbola saat liga belum berjalan dan mengangkat tentang kepastian Liga 1 dan Liga 2. Untuk Okezone sendiri, memiliki rubrik soccertainment dan di Okezone lebih banyak memberitakan sepakbola internasional. JawaPos di masa pandemi ini fokus memberitakan isu mengenai olahraga khususnya sepakbola nasional. Faktor pendukung dalam menjalankan tahapan manajemen redaksi yaitu dengan memanfaatkan adanya teknologi dan memanfaatkan adanya media sosial. Sementara itu yang menjadi faktor penghambat adalah pandemic covid-19 itu sendiri di mana terdapat banyak pembatasan dan larangan yang membuat liputan-liputan menjadi terhambat. | en_US |