Cyberbullying dan Konsep Diri pada Korban Remaja Pengguna Jejaring Sosial Usia 14-19 Tahun di Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan cyberbullying pada platform jejaring sosial dan konsep diri pada korban cyberbullying remaja usia 14- 19 tahun. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah adanya hubungan yang negatif antara cyberbullying dan konsep diri pada korban remaja usia 14-19 tahun. Responden penelitian ini adalah 432 remaja dengan usia 14-19 tahun yang berdomisili di Indonesia. Penelitian ini diukur menggunakan skala konsep diri diadaptasi dari Berzonsky, digunakan dalam penelitian milik Kaur (2018) dan skala cyberbullying diadaptasi dari Hinduja & Patchin (2015). Metode analisis data menggunakan uji korelasi non-parametrik Spearman’s Rho dengan program statistik SPSS 22.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = -0,135 dan nilai p = 0,047. Ini memiliki arti bahwa semakin tinggi tingkat cyberbullying maka semakin rendah tingkat konsep diri yang dimiliki oleh korban remaja. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang negatif antara cyberbullying pada platfom jenjang sosial dan konsep diri korban cyberbullying remaja usia 14-19 tahun dengan kata lain hipotesis diterima.
URI
dspace.uii.ac.idCollections
- Master of Psychology [494]
