Analisis Perbandingan Biaya dan Wktu Saluran Drainase Beton Bertulang dengan Menggunakan Ready Mix, Site Mix, dan Beton Percetakan
Abstract
Saluran drainase dapat dibangun dari berbagai jenis material. Salah satu material yang kerap dipergunakan adalah beton bertulang. Seiring dengan perkembangan teknologi beton bertulang, muncul berbagai macam metode pelaksanaan yang dapat dipergunakan. Metode pelaksanaan saluran drainase beton bertulang diantaranya menggunakan beton site mix, ready mix maupun pracetak. Masing-masing metode mempunyai biaya dan waktu pelaksanaan yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan biaya dan waktu pembuatan drainase beton bertulang menggunakan beton site mix, ready mix dan pracetak. Data yang diambil untuk penelitian ini berasal dari data Proyek Saluran Drainase Jalan Dipayuda Banjarnegara. Penelitian dilakukan dengan menghitung volume pekerjaan, menghitung biaya masing-masing metode dan menghitung
waktu masing-masing metode. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah penggunaan beton site mix dapat menghemat biaya 12%. Sedangkan penggunaan beton pracetak akan menimbulkan penambahan biaya 38%. Perbandingan tersebut diambil dari perbedaan biaya masing-masing metode dengan metode beton ready mix. Dari segi waktu pelaksanaan pekerjaan, jika dibandingkan dengan metode beton ready mix maka waktu pelaksanaan beton pracetak lebih cepat 46 %. Sedangkan beton site mix lebih lambat 21 %.
