| dc.contributor.author | Hibatullah, Sulthan Akmal | |
| dc.date.accessioned | 2024-10-07T04:46:27Z | |
| dc.date.available | 2024-10-07T04:46:27Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/52177 | |
| dc.description.abstract | Indonesia mengumumkan untuk kembali aktif sebagai anggota OPEC pada bulan
Desember 2015. Namun belum sampai satu tahun Indonesia kembali
menangguhkan keanggotaan dalam OPEC pada tahun 2016 yang disebabkan oleh
kebijakan pemotongan kuota produksi minyak yang dikeluarkan oleh OPEC.
Penelitian ini akan membahas alasan dan proses Indonesia kembali
menangguhkan keanggotaannya dalam OPEC. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan teori decision-making process The Rational Actor
menurut Graham T. Allison yang menjadi acuan penelitian untuk menganalisis
alasan dan proses Indonesia kembali menangguhkan keanggotaannya dalam
OPEC. Sesuai dengan teori The Rational Actor, maka analisis akan ditinjau dari
Goals & Objectives, Alternatives, Consequences, dan Choice pemerintah
Indonesia terkait kasus tersebut. Lebih lanjut, hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa keputusan Indonesia untuk menangguhkan keanggotaannya
dalam OPEC merupakan usaha pemerintah dalam melindungi kepentingan
nasionalnya. Dengan penangguhan keanggotaan Indonesia dari OPEC, Indonesia
dapat menjaga produksi minyaknya sesuai dengan RAPBN 2017 tanpa harus
terganggu kebijakan pemotongan kuota produksi minyak yang ditetapkan oleh
OPEC. Penagguhan keanggotaan Indonesia dari OPEC juga tidak berpengaruh
pada kerjasama bilateral Indonesia dengan negara anggota OPEC. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Pemerintah Indonesia | en_US |
| dc.subject | Minyak Bumi | en_US |
| dc.subject | OPEC | en_US |
| dc.subject | Rational Actor Model | en_US |
| dc.title | Analisis Alasan Penangguhan Indonesia dari Keanggotaan Opec (Organization of the Petroleum Exporting Countries) Pada Tahun 2016 | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 20323364 | |